Inibatam, Batam – RSUD Embung Fatimah Kota Batam menyiapkan inovasi digital bernama LENTERA (Layanan Terintegrasi Pendidikan, Pelatihan, Penelitian dan Kemitraan). Sistem ini dikembangkan untuk mempermudah pengurusan administrasi pendidikan dan penelitian di lingkungan rumah sakit.
Direktur RSUD Embung Fatimah, drg. R.R. Sri Widjayanti Suryandari, mendukung pengembangan sistem tersebut. Menurutnya, inovasi ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit memperkuat fungsi pendidikan.
“Penguatan fungsi rumah sakit pendidikan harus didukung dengan tata kelola yang baik, termasuk dalam pengelolaan kegiatan pendidikan, pelatihan, praktik, hingga penelitian,” kata Sri Widjayanti di RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Batam.
Dia menilai LENTERA dapat membuat proses administrasi lebih sederhana dan terstruktur. Selain itu, setiap tahapan layanan memiliki alur yang jelas sehingga lebih mudah dipantau.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum RSUD Embung Fatimah, Kasmawati, selaku Project Leader, menjelaskan bahwa LENTERA dikembangkan untuk mengatasi proses administrasi yang sebelumnya masih menggunakan beberapa jalur komunikasi.
Inovasi ini juga menjadi bagian dari Rancangan Aksi Perubahan (RAP) dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2026 yang digagas Kasmawati.
“Melalui LENTERA, berbagai layanan yang berkaitan dengan pendidikan, pelatihan, praktik atau magang, penelitian, pengambilan data, dan kemitraan akan diarahkan dalam satu mekanisme yang terintegrasi,” ujar Kasmawati.
Melalui sistem tersebut, pemohon dapat melihat informasi layanan dan persyaratan sebelum mengajukan permohonan secara digital.
Selanjutnya, petugas akan memeriksa dokumen dan berkoordinasi dengan unit terkait. Permohonan kemudian diproses melalui tahap rekomendasi hingga persetujuan sesuai kewenangan masing-masing.
LENTERA juga dilengkapi konsep pemantauan perkembangan permohonan. Dengan demikian, pemohon nantinya dapat mengetahui posisi berkas tanpa harus berulang kali datang ke rumah sakit.
Kasmawati menegaskan LENTERA bukan sekadar aplikasi pendaftaran. Sistem ini juga dirancang untuk memperkuat koordinasi antara Instalasi Diklat, bidang pelayanan, komite, dan unit terkait lainnya.
Pengguna layanan ini mencakup perguruan tinggi, mahasiswa, peserta didik, peneliti, serta institusi mitra. Mereka diharapkan dapat memperoleh informasi dan mengurus administrasi dengan lebih mudah.
Masih dalam Tahap Uji Coba
Saat ini, pengembangan LENTERA dilakukan secara bertahap. Aplikasi tersebut sudah tersedia dan memasuki masa uji coba. Fitur informasi layanan juga telah berfungsi.
Sementara itu, sejumlah fitur lain masih disempurnakan. Fitur tersebut meliputi pendaftaran, verifikasi dokumen, pelacakan status permohonan, dan pelaporan.
Sebelum diterapkan secara penuh, seluruh fitur akan melalui pengujian. Rumah sakit juga menyiapkan standardisasi prosedur dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia.
Ke depan, LENTERA diharapkan menjadi bagian dari sistem kerja rutin RSUD Embung Fatimah. Pengembangan ini sekaligus mendukung fungsi rumah sakit sebagai tempat pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian.
Melalui inovasi tersebut, RSUD Embung Fatimah ingin memperkuat kerja sama dengan institusi pendidikan. Selain itu, pengelolaan kegiatan akademik diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan pengembangan penelitian di bidang kesehatan.(*)









