Inibatam, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Sistem Informasi Digital Integrasi Perdagangan (SI DAGANG), sebuah inovasi yang dirancang untuk memperkuat integrasi data dan meningkatkan efektivitas tata kelola informasi di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam.
Dukungan tersebut diberikan terhadap Aksi Perubahan yang digagas Yuniarti, S.T., M.M., dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2026 Kementerian Dalam Negeri di Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri III Yogyakarta. Amsakar juga mendukung keberlanjutan pengembangan dan penyempurnaan aplikasi pada tahapan berikutnya.
SI DAGANG hadir untuk menjawab persoalan pengelolaan data yang selama ini masih tersebar di masing-masing bidang. Sebagian proses pencatatan dan pelaporan juga masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lebih panjang dalam menghimpun dan menyajikan informasi yang diperlukan organisasi.
Melalui sistem ini, data dari berbagai bidang diintegrasikan dalam satu platform digital yang memungkinkan proses penginputan, pembaruan, verifikasi, dan penyajian informasi dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan terstruktur. Integrasi tersebut diharapkan memperkuat koordinasi antarbidang sekaligus mendukung pengambilan keputusan pimpinan berbasis data.
Pada tahap awal, SI DAGANG difokuskan pada integrasi data monitoring harga dan stok bahan kebutuhan pokok di enam pasar rakyat Kota Batam, serta data pengelola dan pedagang pada dua pasar rakyat swasta. Kedua kelompok data tersebut menjadi dasar pengembangan sistem sebelum diperluas ke bidang lainnya.
Pelaksanaan Aksi Perubahan ini telah menghasilkan prototipe aplikasi SI DAGANG, pembentukan tim efektif, penyusunan format data standar, penyediaan dashboard, pelatihan operator, serta uji coba sistem. Penguatan tata kelola juga dilakukan melalui Keputusan Kepala Dinas Nomor 422.100/1.1/856/2026 tanggal 16 Oktober 2026 tentang SOP Tata Kelola Digital Integrasi Perdagangan.
Berdasarkan Laporan Aksi Perubahan, seluruh target jangka pendek telah terlaksana sesuai jadwal. Salah satu capaian penting adalah efisiensi proses rekapitulasi data dan laporan yang sebelumnya membutuhkan waktu rata-rata satu hingga dua hari, kini dapat dipersingkat menjadi maksimal dua jam melalui mekanisme digital.
Dukungan terhadap keberlanjutan inovasi ini juga disampaikan Ir. Suhar, S.T., M.PWK, Asisten Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Pelaksana Harian Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam. Sebagai mentor, Suhar mendukung pengembangan SI DAGANG agar dapat dilanjutkan dan diperluas pada tahapan jangka menengah.
Yuniarti selaku Project Leader menyampaikan bahwa dukungan pimpinan dan kolaborasi seluruh bidang menjadi modal penting dalam memastikan keberlanjutan SI DAGANG. Menurutnya, keberhasilan inovasi tidak hanya diukur dari tersedianya aplikasi, tetapi juga dari konsistensi pembaruan data, kesiapan operator, penerapan SOP, serta pemanfaatan sistem dalam pekerjaan sehari-hari.
Pada tahap jangka menengah, pengembangan SI DAGANG direncanakan mencakup integrasi data strategis Sekretariat, Bidang Perdagangan, Bidang Pasar, Bidang Tertib Niaga dan Metrologi Legal, serta Bidang Perindustrian. Perluasan ini akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kesiapan masing-masing bidang.
Pengembangan tersebut juga disertai peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan standar pengelolaan data, serta penyiapan infrastruktur pendukung. Dengan demikian, SI DAGANG diharapkan menjadi bagian dari proses kerja organisasi, bukan sekadar aplikasi yang digunakan pada masa pelaksanaan Aksi Perubahan.
Dalam jangka panjang, SI DAGANG diarahkan menjadi ekosistem data Disperindag Kota Batam yang terintegrasi dan terstandar. Sistem ini diharapkan mampu menyediakan informasi strategis untuk kebutuhan monitoring, evaluasi, penyusunan rekomendasi kebijakan, dan pengambilan keputusan berbasis data.
Khusus pada sektor perdagangan, integrasi informasi harga dan stok bahan kebutuhan pokok diharapkan membantu pemerintah daerah memantau perkembangan pasar secara lebih cepat. Ketersediaan data yang mutakhir juga dapat menjadi salah satu bahan pendukung dalam upaya stabilisasi harga dan pengendalian inflasi daerah.
Dukungan Wali Kota Batam, komitmen pimpinan perangkat daerah, serta kerja sama seluruh tim menjadi landasan penting untuk memastikan inovasi ini terus berkembang. Keberlanjutan SI DAGANG sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja pemerintahan yang lebih kolaboratif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui pengembangan SI DAGANG, Disperindag Kota Batam diharapkan semakin mampu menghadirkan tata kelola data yang tertib, transparan, dan akuntabel. Inovasi ini menjadi salah satu langkah transformasi digital untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi dan mendukung pelayanan pemerintahan yang lebih efektif. (*)









