Inibatam, Batam – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) meninggal dunia setelah terseret arus parit saat bermain hujan di Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Rabu (1/7/2026).
Korban diketahui bernama Naufal Fadlurrahman (14). Remaja tersebut merupakan siswa kelas IX SMP Negeri 63 Batam. Saat kejadian, ia bermain hujan bersama empat orang temannya di Gang Mandiri, RT 004/RW 013, Kelurahan Kabil.
Bermain di Tepi Parit
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat hujan turun, korban bersama teman-temannya, yakni Denis, Leon, Faris, dan Devano, bermain di sekitar parit yang dipenuhi aliran air.
Kapolsek Nongsa Kompol Eriman melalui Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Ipda Rayhan Aditya, mengatakan korban sempat memasukkan kakinya ke dalam parit.
“Korban sempat memasukkan kakinya ke dalam parit lalu mengangkatnya kembali. Saat mencoba untuk kedua kalinya, korban kehilangan keseimbangan, terpeleset, lalu jatuh ke dalam parit yang saat itu memiliki debit air tinggi dan arus yang deras,” kata Rayhan.
Korban langsung terbawa arus. Salah seorang temannya, Devano, sempat berusaha menarik tubuh korban. Namun, derasnya aliran air membuat pegangan tersebut terlepas.
Teman-teman korban kemudian berusaha mengejar dan mencari keberadaan Naufal. Setelah tidak berhasil menemukannya, mereka meminta bantuan warga. Warga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nongsa melalui Call Center 110.
Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Petugas Polsek Nongsa tiba di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB. Polisi kemudian melakukan pencarian awal di sekitar lokasi kejadian.
Untuk mempercepat proses pencarian, Polsek Nongsa berkoordinasi dengan tim gabungan. Tim tersebut terdiri dari Sat Polair Polda Kepri, Basarnas Kota Batam, dan Tim Samapta Polresta Barelang.
Tim gabungan kemudian menyisir aliran parit secara intensif. Pencarian dilakukan selama hampir tiga jam.
Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 17.40 WIB, tim gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad Naufal ditemukan tersangkut di area parit belakang Komplek Ruko Kaliban Trade Center, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa.
Petugas langsung mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Imbauan bagi Orang Tua
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat hujan deras. Arus pada saluran drainase atau parit dapat meningkat secara tiba-tiba dan membahayakan keselamatan.
Orang tua juga diimbau untuk mengawasi anak-anak saat bermain di luar rumah, terutama ketika hujan turun. Langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa. (*)









