Inibatam, Boston – Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan kejutan yang sulit dipercaya. Raksasa sepak bola Jerman harus mengakhiri langkahnya lebih cepat setelah takluk dari Paraguay lewat drama adu penalti 3-4 pada babak 32 besar di Boston Stadium, Senin (29/6/2026) waktu setempat atau Selasa pagi WIB.
Laga berlangsung sengit selama 120 menit dengan skor imbang 1-1. Namun, keberanian Paraguay di babak tos-tosan membuat mereka sukses menciptakan salah satu kejutan terbesar di turnamen tahun ini.
Paraguay lebih dulu memimpin melalui tandukan Julio Enciso pada menit ke-42 setelah menerima umpan matang Matรญas Galarza. Jerman baru mampu membalas di awal babak kedua lewat sundulan Kai Havertz yang memanfaatkan umpan silang Florian Wirtz.
Setelah skor kembali seimbang, Der Panzer terus menggempur pertahanan Paraguay. Sayangnya, rapatnya lini belakang yang dipimpin Gustavo Gรณmez membuat setiap serangan Jerman selalu mentah. Gol Jonathan Tah di babak tambahan waktu bahkan dianulir wasit karena dianggap terjadi pelanggaran terhadap kiper Orlando Gill.
Drama sesungguhnya terjadi dalam adu penalti. Orlando Gill tampil luar biasa dengan menggagalkan tendangan Kai Havertz dan Nick Woltemade. Meski Paraguay sempat membuang dua peluang emas, petaka akhirnya menghampiri Jerman saat tendangan Jonathan Tah melambung. Josรฉ Canale kemudian menjadi penentu kemenangan setelah sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo terakhir.
Hasil ini mengantar Paraguay melaju ke babak 16 besar dan menunggu pemenang laga Prancis kontra Swedia.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi catatan pahit bagi Jerman. Setelah gagal bersinar pada edisi 2018 dan 2022, Der Panzer kembali tersingkir lebih awal. Lebih menyakitkan lagi, ini menjadi kekalahan adu penalti pertama Jerman sepanjang sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.
Di sisi lain, Paraguay melanjutkan kisah kebangkitan yang mengesankan. Sempat dihajar Amerika Serikat 1-4 pada laga pembuka, skuad Gustavo Alfaro bangkit dengan pertahanan solid dan kini menjelma sebagai salah satu kuda hitam paling berbahaya di piala Dunia 2026. (*)









