Inibatam, Batam –
ugaan pelanggaran privasi di Terminal Pelabuhan Harbour Bay, Batam, menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Seorang wisatawan perempuan asal Malaysia mengaku diduga menjadi korban perekaman secara diam-diam oleh seorang pria saat berada di toilet wanita.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa (21/7/2026). Kisah korban pertama kali mencuat melalui unggahan akun Threads 𝓪𝓷𝓲𝓼, yang kemudian ramai dibagikan oleh warganet di Indonesia maupun Malaysia.
Korban Curiga Melalui Pantulan Cermin
Dalam unggahannya, korban menceritakan sedang mengantre untuk menggunakan toilet wanita di Terminal Pelabuhan Harbour Bay.
Saat menunggu giliran, ia mengaku melihat gerak-gerik mencurigakan melalui pantulan cermin wastafel. Korban menduga seseorang mengangkat telepon genggam ke arah salah satu bilik toilet sebanyak dua kali.
Kecurigaan itu semakin kuat setelah ia melihat sepasang kaki pria berada di dalam area toilet wanita.
Merasa panik, korban segera keluar dari toilet untuk mencari suaminya dan meminta bantuan petugas keamanan pelabuhan.
Pelaku Ditemukan di Dalam Toilet Wanita
Didampingi petugas keamanan, korban kemudian kembali menuju bilik toilet yang dicurigai.
Di lokasi, mereka mendapati seorang pria berada di dalam bilik dengan membawa sebuah telepon genggam.
Menurut pengakuan korban yang dibagikan melalui media sosial, pria tersebut sempat beralasan bahwa dirinya salah masuk ke toilet wanita. Meski demikian, korban tetap memilih melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kasus Ditangani Polsek Batu Ampar
Kasus dugaan perekaman diam-diam tersebut kini ditangani oleh Polsek Batu Ampar.
Berdasarkan keterangan korban yang diunggah melalui akun media sosialnya, pria yang dilaporkan sempat diamankan selama 2×24 jam.
Korban juga menyebut hasil pemeriksaan terhadap telepon genggam terlapor hanya menemukan satu video yang menampilkan dirinya. Menurut korban, video tersebut tidak memperlihatkan bagian tubuh sensitif.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hasil penyelidikan maupun status hukum terlapor.
Viral di Media Sosial, Warganet Soroti Keamanan Fasilitas Publik
Unggahan korban memicu berbagai reaksi dari warganet, baik di Indonesia maupun Malaysia.
Banyak pengguna media sosial mempertanyakan penanganan kasus tersebut sekaligus mendorong peningkatan sistem keamanan dan pengawasan di fasilitas umum, khususnya toilet di kawasan pelabuhan dan destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan mancanegara.
Kasus ini juga kembali menjadi pengingat pentingnya perlindungan privasi pengunjung di ruang publik serta perlunya langkah cepat dalam menangani dugaan tindak pidana yang menyangkut keamanan dan kenyamanan masyarakat.(*)









